Restoran Jepang Jadi Peluang Bisnis di Bali

Rai Armini bersama Hodaka

Puluhan tahun terjun di dunia kuliner membuat Hidemaru Hodaka bukan saja paham dengan racikan bumbu dan cara memasak makanan Jepang, namun ia juga tahu apa yang menjadi kesukaan tamu agar bisa menikmatinya.
“Sejatinya masakan Jepang itu sangat sederhana khususnya menyangkut bumbunya. Tak perlu banyak macam bumbu,” ujar chef Hodaka yang sudah 39 tahun berada di Indonesia saat ditemui di  Restoran Kagu Ra yang berlokasi di Jalan Pantai Mengiat, Kawasan ITDC Nusa Dua.


Pria yang masih tampak dinamis meski sudah berkepala enam ini membeber resep masakan olahannya yang terbilang sangat simpel, namun racikannya tetap disukai. Bahkan Hodaka yang lama malang melintang di Jakarta ini mengaku masakan Jepang makin banyak penggemarnya.
“Selain memiliki cita rasa khas, juga bergizi tinggi sehingga bisa bikin sehat dan panjang umur,” jelas Hodaka yang baru lima tahun di Bali. Kini Hodaka  dipercaya menjadi chef di Restoran Kaga Ru, Nusa Dua yang secara khusus menyediakan aneka makanan Jepang.

Meski makanan Jepang makin banyak penggemarnya seperti sushi dan sashimi yang sudah tidak asing di lidah warga maupun wisatawan, namun Hodaka tak hanya terpaku dengan bahan dan resep-resep tradisional saja.


Salah satunya adalah menu beef olahannya yang kini cukup banyak penggemarnya. Di tangan Hodaka, bahan daging ini diracik dengan bumbu sederhana berupa garam dan cabe Jepang. Daging jadi lembut dan gurih. “Kunci masakan Jepang yakni semua bahan harus segar, jadi tanpa banyak waktu mengolahnya sudah jadi dan enak,” tambah Hodaka yang cukup fasih berbahasa Indonesia ini.
Sementara, Rai Armini, pemilik Kagura Authentic Japanese Cuisine mengatakan, penggemar masakan Jepang cukup banyak. Sebab wisatawan nusantara juga sangat menyukainya. Umumnya di kota-kota besar termasuk Bali, masakan Jepang lebih mudah diterima. “Di sini banyak turis tapi di hotel tak ada restoran khusus Jepang. Jadi ini peluang bisnis di Bali,” jelas Rai. (ira)

 

Komentar