Teppanyaki Kelebihan Restoran Kagura

tappanyaki unggulan Kagura Restoran

 Tak banyak restoran Jepang di wilayah Nusa Dua.  Apalagi,  beberapa hotel  bintang lima, hanya beberapa saja yang memiliki  restoan Jepang. Hal inilah yang dilirik Rai Armini. Dengan memilih lokasi   yang sangat stategis di daerah Nusa Dua, ia membuka  restoran Jepang dengan nama “Kagu Ra Autentic Japanese Cuisine”. Restoran ini berada dalam satu  areal gedung yang diberi nama Kenja atau yang berarti  permata.


Menurut  Rai yang juga Pemilik Area  Sikut Satak  di Kawasan Bali Collection, Nusa Dua ini, selain menyajikan  bahan utama masakan  Jepang yang fresh, ada kelebihan  lain yang diusung restoran yang berlokasi di  Jalan Pantai Mengiat, Kawasan ITDC Lot RA 7, Nusa Dua ini. “Kami menyajikan Teppanyaki  dengan chef khusus dari Jepang,” kata Rai Armini.
Ia menilai, memang semua restoran Jepang memiliki menu sama, namun, ada yang membedakannya yakni aksi chef saat menyajikan Teppanyaki.  Teppanyaki adalah salah  satu cara memasak makanan Jepang di atas plat besi atau teppan. Bahkan, para tamu yang makan, bisa duduk di sampingnya, untuk menonton aksi chef sekaligus  menikmati makanannya. “Aksi chef yang sedang memasak ini tentu menarik tamu untuk datang. Inilah kelebihan Kagu Ra Autentic Japanese Cuisine,” katanya.


Untuk pasar kosumen, ia memang tak menampik, lebih banyak turis asing. Walaupun ada juga turis lokal, namun prosentasenya lebih sedikit.


Ia juga menambahkan, ada beberapa menu pilihan yang menarik, selain aneka sushi, ada juga spesial beef yang sangat enak dan lembut. “Semua bahan-bahan utama kami pilihkan yang spesial dan segar. Kami mengutamakan kualitas untuk bahan utama.  Apalagi, kami juga menggunakan wagyu yang kami impor dari luar,” ujarnya.


Rai menambahkan, restoran ini menampung 120 orang dengan satu ruangan VVIP untuk 10 orang. Selain menikmati lezatnya makanan Jepang yang disajikan, tamu bisa memilih areal untuk duduk. Ada juga beberapa tempat duduk di sediakan di areal taman, yang ingin lebih santai saat menikmati makanan. (ira)

 

Komentar