Inovasi Songket Ketut Ardanen

Ny. Putri Koster saat berkunjung ke stan Baliwa di Pasar Gotong Royong

Redaksi9.com - Inovasi yang kreatif ditunjukkan pemilik Baliwa Songket Collections, Ketut Ardanen. Dengan keterampilannya, ia mampu membuat kain songket yang tadinya kaku menjadi lemas dan sangat nyaman dipakai.

Tenun Songket merupakan produk lokal khas Bali yang sudah mendunia. Selama ini kain songket biasa digunakan untuk upacara penikahan. Sebagian orang merasa tidak nyaman memakai songket karena kaku. Namun, dengan inovasi dari Baliwa Songket, Anda akan sangat nyaman bila memakai kain songket. Kain songket pun biaa dipakai untuk segala kesempatan karena nyaman dalam berbagai situasi.

"Ini sumbangsih saya untuk kelestarian produk khas Bali. Inovasi kreatif membuat kain tenun songket dan endek Bali yang tadinya luntur menjadi tidak luntur, yang tadinya kaku menjadi lemas nyaman dipakai dan sudah tentu tidak perlu merogoh kocek untuk dry clean yang ongkosnya lumayan mahal," ujarnya.

Ia mengatakan, dengan inovasi ini harapan ke depan kain songket semakin digandrungi.

Lelaki yang akrab disapa Ketut Arda mengatakan, awal kreasinya ini dimulai sejak tujuh tahun lalu. Awalnya, ia hanya mengambil kain songket biasa. Namun, karena mendapatkan tantangan dari Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, ia mencoba inovasi baru.

"Tantangan Ibu Putri Koster membuat saya mencoba juga untuk songket sutra. Ternyata berhasil juga, warna tidak luntur," kata Ketut Arda.

Ia menegaskan, untuk bisa tetap eksis dan bersaing, memang diperlukan satu inovasi.

"Inovasi yang saya lakukan tidak akan merusak detil keaslian kerajinan itu sendiri," imbuhnya.

Ia mengucapkan terimakasih kepada Ibu Putri Koster, dan Disperindag Provinsi Bali dan semua jajaran yang telah memberikan binaan ke Baliwa Songket.



"Kami selaku UMKM akan selalu berinovasi kreatif agar bisa menjaga keajegan dan kelestarian hasil kerajinan lokal Bali sehingga semakin diminati. (ira).

TAGS :

Komentar