Masyarakat Desa Nongan Siap Menangkan Paslon Karangasem Dana-Dipa

Masyarakat Desa Nongan siap menangkan Paslon Karangasem Dana-Dipa

Redaksi9.com - Masyarakat Desa Nongan sepakat mendukung dan memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Gede Dana-Wayan Artha Dipa pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Pada putaran kampanye pasangan calon Dana-Dipa di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Minggu, yang dihadiri dari perwakilan warga, yakni tokoh masyarakat, pemuda, kelian dadia pura dengan mengikuti protokol kesehatan tersebut sepakat memenangkan pasangan dengan nomor urut 1 yang diusung Partai PDI Perjuangan.

Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Bali Wayan Koster didampingi Ketua Tim Pemenangan IGN Alit Kelakan mengajak masyarakat untuk memenangkan paslon Dana-Dipa menjadi Bupati/Wakil Bupati Karangasem periode 2021-2025.

"Paslon Dana-Dipa sudah dapat diuji kemampuannya dari tatanan politik dan birokrasi. Gede Dana sudah empat kali menjadi anggota DPRD Kabupaten Karangasem, bahkan sebelum ditetapkan menjadi Calon Bupati Karangasem Gede Dana adalah Ketua DPRD Karangasem. Begitu juga calon wakilnya Wayan Artha Dipa adalah karier sebelumnya seorang birokrasi yang mumpuni," ujar Wayan Koster yang juga Gubernur Bali ini.

Wayan Koster mengatakan jika dalam pemerintahan bisa satu jalur, dari pemerintah pusat hingga kabupaten dan kota, maka akan mudah untuk membantu pembangunan, baik pembangunan fisik maupun bidang sumberdaya manusia.

"Di Kabupaten Karangasem potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam (SDA) sangat besar. Namun pengelolaan saat ini sangat kurang, sehingga Karangasem dalam pembangunan lima tahun ini terjadi kemunduran. Begitu juga SDA dalam pengelolaan tidak benar, akibatnya yang rugi adalah masyarakat sendiri. Begitu juga PAD Karangasem mengalami penurunan drastis yang hanya Rp160 miliar. Padahal sebelumnya pernah tercatat mencapai Rp240 miliar lebih," ucap Koster yang juga mantan anggota DPR-RI ini.

Wayan Koster mengajak warga Desa Nongan untuk mendukung dan memenangkan Paslon Dana-Dipa. Jika sudah menjadi pemimpin Karangasem maka disaat itu kewajiban bupati harus mampu mengelola SDA dengan benar sehingga pendapatan asli daerah (PAD) meningkat, dan membangun Karangasem dengan pola Pembangunan Semesta Berencana (Nangun Sat Kerthi Loka Bali) menuju Karangasem Era Baru.

"Jika nantinya Dana-Dipa memimpin Karangasem maka saya akan dukung sepenuhnya dalam memajukan Karangasem dari berbagai bidang. Termasuk pembangunan di bidang spritual. Sebab di Karangasem banyak pura khayangan jagat, antara lain Pura Agung Besakih, Lempuyang, Andakasa, dan Silayukti," ujarnya.

Sementara itu, mewakili tokoh masyarakat Desa Nongan, Putu Marta Sugiantara mengatakan warga Desa Nongan siap memenangkan paslon Dana-Dipa untuk menjadi pemimpin Karangasem lima tahun ke depan.

"Kami sudah komitmen memenangkan pasangan calon Dana-Dipa untuk memimpin Pemerintahan Kabupaten Karangasem ke depannya," ujarnya.

Pihaknya berterima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster sudah memberikan aset tanah seluas 1,4 hektare untuk fasilitas umum. Untuk itu masyarakat berharap untuk ke depannya agar dilengkapi fasilitas lainnya.

"Masyarakat merasa kecewa dengan bupati sebelumnya. Mereka menghambat tanah aset Pemprov Bali. Padahal Gubernur Wayan Koster sudah memberi izin untuk digunakan fasilitas umum. Namun bupatinya kala itu menghambatnya. Namun kami sekarang baru merasa semangat lagi ketika Pak Koster dan paslon Dana-Dipa memberikan aset tanah itu untuk fasilitas umum," ucapnya.

Pada putaran kampanye hari ini, paslon Dana-Dipa didampingi Ketua DPD PDIP Wayan Koster dan Ketua Tim Pemenangan Alit Kelakan, berkampanye ke Desa Rendang dan Pempatan. Kampanye tersebut mendapat sambutan sangat meriah dan siap memenangkan paslon Dana-Dipa. Karena rakyat Karangasem ingin perubahan ke arah lebih baik.(kis)

TAGS :

Komentar