Tampil Live Streaming di Denfest, Bondres STI Bangga Bisa tetap Kreatif

penampilan bondres STI

Redaksi9.com - Tampil inovatif sudah menjadi gaya pemanggungan dari Bondres STI (Sekaa Topeng Inovatif). Pelawakan dari penokohan Pekak Gaul, Kucita Dewi, Rah Ondo, dan Gung Asep yang sudah menjadi pasangan lawakan di atas panggung menghibur secara live streaming di chanel kreativi Denpasar, Rabu malam (16/12).

Selama ini, STI Bali sering tampil dalam ngayah odalan, pentas ulang tahun Sekaa Teruna Teruni dan kegiatan lainnya hingga di luar Bali. Dan kali ini dalam ajang Denpasar Festival (Denfets) ke-13, Bondres STI berkesempatan menampilkan kreativitas di atas panggung Gedung Dharma Negara Alaya.

Tarian dan lawakan ditampilkan dengan alunan gambelan bali yang dikolaborasikan dengan alat musik modrn. Lawakan keluh kesah pada masa pandemi ini sebagai sosok seniman disampaikan dan memberikan inspirasi untuk warga Bali tetap semangat dan terus berinovasi.

Koordinator Sanggar STI Bali, Ida Bagus Ketut Indra Darmawan mengatakan perjalanan sanggar STI berawal dari Tahun 2015. Sebelumnya STI sudah 10 tahun berkecimpung dengan format tradisi.

Sekaa Topeng Inovatif terus merubah pakaian menampilkan gaya pakaian yang inovatif dan berharap dapat diterima baik oleh masyarakat Bali.

“Sekaa berjumlah empat orang dan telah diberikan nama masing-masing dengan membawakan peran dan kita siapkan dengan lagu dalam setiap pementasan,” ujarnya.

Lebih lanjut menurut Ida Bagus Ketut Indar yang memerankan Gung Asep ini mengatakan penampilan dengan menyisipkan lagu-lagu dan mulai dapat dikenal masyarakat. Sehingga pada masa pandemi ini kita terus berusaha berkegiatan dan bertahan hidup.

"Pekerjaan sambilan juga kita lakukan, karena bagi seorang seniman pada masa pandemi ini tidak ada pendapatan dan kita terus berusaha bertahan hidup. Sehingga saat ini dalam gelaran Denfest diberikan kesempatan untuk dapat tampil di Dharma Negara Alaya," ujarnya.

Gedung ini memberikan fasilitas lengkap kepada seniman. “Kami sangat berterima kasih telah diberikan kesempaatn pentas tampil di gedung Dharma Negara Alaya dan merasa bangga dengan keberadaan gedung ini,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan Denfest dalam masa pandemi ini, mereka mendapatkan kesempatan untuk tampil dan tentu menjadi ruang ekspresi bagi mereka.

“Terlebih dalam masa pandemi acara ini tetap dapat berlangsung yang disiplin pada protokol kesehatan dan kita sangat diberikan perhatian dan apresiasi. Ini patut di contoh kabupaten lain untuk memberikan wadah kepada para seniman di Bali,” ujarnya. (kis)    

TAGS :

Komentar