Presstour Humas DPRD Bali dan Wartawan ke DPRD Jatim

  • 18 Juni 2021
  • WITA

DPRD Provinsi Bali mendukung para wartawan yang bergabung Forum Wartawan DPRD (Forward) melakukan peliputan di DPRD untuk melakukan studi banding ke daerah lain guna menambah wawasan dan masukan bersifat kritis dalam upaya membangun daerah.


“Kami mendukung langkah-langkah yang dilakukan para wartawan yang ngepos di DPRD Bali melakukan studi banding ke daerah lain, sehingga nantinya diharapkan dapat memberikan masukan kepada anggota Dewan,” kata Kasubag Tata Usaha, Kepegawaian, Humas, dan Protokol Sekretaris DPRD Provinsi Bali Kadek Putra Suantara, selesai acara kunjungan Humas DPRD Bali dan para wartawan ke Sekretariat DPRD Jawa Timur di Surabaya, Rabu (16/6).


Ia mengatakan kunjungan ke Humas DPRD Jawa Timur bersama para wartawan ini, bertujuan saling tukar pendapat dan pengalaman dalam peliputan di lembaga Dewan. “Kunjungan studi banding tersebut sangat penting dilakukan dalam upaya saling bertukar pengalaman, baik terkait kehumasan maupun isu terkini bagi para wartawan dalam peliputan di lembaga legislatif,” kata Kadek Putra.


Sementara itu, Kasubag  Dokumentasi, Informasi, dan Publikasi Setwan DPRD Jawa Timur, Ali Lativi mengatakan, wartawan yang ngepos di DPRD Jawa timur tergabung dalam Pokja Indrapura. Ia mengatakan, hubungan para anggota legislatif dan para wartawan sangat harmonis, namun, bukan berarti tidak boleh mengkiritisi.  “Ada hal-hal yang memang harus dkiritisi untuk kepentingan bersama,” imbuhnya. 

Ketua Pokja Indrapura, Riko mengatakan, hubungan emosional antara para anggota dewan dengan wartawan yang ngepos di DPRD Jatim sangat terjalin baik. “Kami bahkan sering ngopi bareng sembari diskusi,” ujarnya. 

Menurut Riko Abdiono, para wartawan sangat menjaga hubungan baik ini dan sangat menjungjung nama baik institusi. “Karena dalam membuat berita, yang kami  kritisi adalah soal kebijakan. Sepanjang mereka tidak melakukan kegiatan yang mencoreng institusi, tentu kami sangat mentolerir dalam pemberitaan,” kata Riko. 


Ia menambahkan, satu gebrakan juga telah dilakukan Pokja Indrapura. Mereka telah memiliki media televisi untuk memberitakan kegiatan dewan. Selain itu, mereka juga memiliki buku AD/ART tentang pokja Indrapura. Dalam buku ini tertuang beberapa syarat keanggotaan Pokja, salah satunya  wartawan berasal dari media yang sudah terverifikasi dewan pers. 

Kabag Persidangan Setwan DPRD Bali, I Gusti Nyoman Agung Wikrama sangat mengapresiasi semangat dan spirit dari Pokja Indrapura. “Kami terkesan dengan sikap Pokja indrapura  seperti yang disampaikan Cak Riko, DPRD adalah rumah kita. Kalau mau menyerang, seranglah yang lain, jangan DPRD yang diserang. Spirit inilah yang harus juga diadopsi para anggota Forward Bali. Kritiklah soal kebijakan mereka,” kata Agung Wikrama. 

Sementara, Ketua Forum Wartawan DPRD (Forward) Provinsi Bali Komang Suparta, M.IKom mengatakan kegiatan studi banding ke daerah lain dilakukan atas usulan para jurnalis yang tergabung di forum tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Bali telah mendukung semua kegiatan yang dilakukan oleh Forward, sehingga kami bisa melakukan studi banding ke Humas dan Pokja DPRD di Indonesia dalam upaya mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang bisa diterapkan di Bali. Kebetulan kali ini topik yang dibahas soal sampah yang juga sedang menjadi isu di Bali,” kata Suparta yang juga wartawan Kantor Berita Antara.

Ia berharap dukungan DPRD Bali tidak sebatas pada kegiatan studi banding ke daerah lain yang telah dilakukan sejak berdirinya Forward tahun 2017. Namun, dukungan dalam kegiatan-kegiatan lainnya, seperti diskusi dalam menyikapi perkembangan di lembaga legislatif juga sangat diharapkan.

“Langkah ini kami lakukan dalam upaya sinergisitas antara bagian kesekretariatan, anggota DPRD Bali dengan para wartawan Sehingga apa yang dihasilkan di lembaga Dewan akan dapat sampai ke masyarakat melalui pemberitaan di media,” ujarnya. (ira).

Komentar